Menonton dengan Sadar

Sesi Hening Bersama “SADAR DALAM KESEHARIAN”

Hari, tanggal   : Sabtu, 20 Mei 2017

Pukul               : 14.00-16.00 WIB

Tempat            : Charisma Consulting

Menonton merupakan aktivitas yang sering kali kita lakukan dalam keseharian kita. Namun jika kita mengingat kembali, pernahkah kita menonton TV atau film hanya benar-benar menonton saja? Atau justru kita menonton sambil melakukan aktivitas lain di saat yang bersamaan, seperti makan, mengobrol, atau menonton dengan pikiran yang mengembara? Atau malah perasaan dan pikiran kita larut dalam cerita atau tokoh yang kita tonton? Atau ikut menangis saat cerita mulai mengharukan? Atau bahkan ikut marah dan mengomel saat tokoh protagonis mendapat perlakuan semena-mena oleh tokoh antagonis? Padahal jika kita hanya terfous pada satu tokoh, akan ada hal-hal lain di dalam film yang bisa terlewatkan atau tidak kita sadari. Misalnya saja, musik yang mengiringi adegan-adegan, karakter dan tokoh lain dalam film, dll.

Menonton dengan sadar adalah salah satu latihan informal dalam mindfulness, yaitu latihan menyadari melalui aktivitas keseharian. Melalui latihan menonton dengan sadar, kita berlatih menyadari sepenuhnya apa yang sedang kita tonton dan juga menyadari pengalaman kita di sini, saat ini ketika sedang menonton. Saat sedang menonton, kita berlatih untuk menyadari, mengamati, dan merasakan apa yang kita tonton dan apa yang terjadi pada diri (pikiran, perasaan, sensasi tubuh, perilaku) kita saat sedang menonton. Ketika pikiran dan perasaan kita mulai larut atau mengembara, kita kembali menyadari napas kita lalu perlahan-lahan kembali menyadari apa yang kita tonton. Saat menonton dengan sadar, tidak jarang kita menemukan sudut pandang yang berbeda dibanding saat menonton tanpa sadar.

Watching.jpg

Manfaat dari menonton dengan sadar adalah kita lebih menyadari tujuan kita menonton serta sikap dan perilaku kita saat menonton. Apabila kita menonton dengan tujuan sebagai hiburan, maka kita akan merasa lebih terhibur karena kita benar-benar menikmati apa yang kita tonton. Sedangkan saat kita sadar bahwa tujuan kita menonton adalah sebagai pengalihan, kita akan menonton dengan lebih sadar sehingga intensitas menonton sebagai pengalihan pun berkurang. Kita pun tidak akan kecanduan menonton. Menonton bukan lagi menjadi cara kita untuk melarikan diri dari masalah dan kejenuhan. Melalui latihan menonton dengan sadar, kita juga berlatih untuk semakin lebih objektif dan bersikap netral dengan tontonan yang ada di hadapan kita saat ini.

“Saat tadi menonton film yang pertama, saya merasa geregetan dengan aktornya. Kenapa sih dia cuma diam aja, tidak melakukan apapun. Lalu, saat menonton film yang  kedua, rasanya ingin mengelus dada dan terharu. Tapi saya coba untuk kembali menyadari napas dan saya pun tidak terlarut”.

~Sita, mahasiswi

“Saya sadar ketika saya menonton sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan keluarga, saya akan mudah tersentuh. Saat tadi menonton, saya merasa tercekat di bagian leher, dan berusaha menahan diri untuk tidak menangis. Tangan saya juga terasa dingin”.

~Erna, psikolog

“Saya jadi teringat ibu saya. Hari ini ulang tahun ibu saya dan rasanya senang karena tadi pagi seluruh anggota keluarga dapat berkumpul di rumah”.

~Riris, karyawati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s