Makan dengan Sadar

Sesi Hening Bersama “SADAR DALAM KESEHARIAN”

Hari, tanggal  : Sabtu, 13 Mei 2017

Pukul               : 14.00-16.00 WIB

Tempat            : Charisma Consulting

Aktivitas makan sudah menjadi hal yang otomatis di dalam diri kita, sehingga mudah bagi kita melakukannya bersamaan dengan aktivitas yang lain. Coba kita ingat-ingat kembali seperti apa kebiasaan kita saat makan. Pernahkah kita hanya melakukan aktivitas makan di waktu makan? Atau kita terbiasa makan sambil melakukan aktivitas lain pada saat yang bersamaan, sepertimenonton, membaca, chatting, mengobrol, atau makan dengan pikiran yang mengembara?  Lalu bagaimana saat kita mengunyah makanan yang kita makan? Apakah kita benar-benar dapat menikmatinya dengan sadar atau justru kita kurang mampu menikmatinya karena terburu-buru, seolah-olah waktu mengejar-ngejar?

foto-makanan-sehat-yang-pengolahannya-sering-salah.jpg

Makan dengan sadar adalah salah satu latihan informal dalam Mindfulness. Latihan informal merupakan latihan menyadari yang dilakukan dalam aktivitas keseharian. Melalui latihan makan dengan sadar, kita berlatih kembali menyadari pengalaman makan saat ini, di sini. Kita berlatih untuk menyadari, mengamati, dan merasakan apa yang terjadi pada diri kita saat sedang makan, baik pikiran, perasaan, sensasi tubuh, maupun perilaku makan kita. Kita berlatih lagi menyadari fungsi panca indra saat mengamati dan merasakan pengalaman makan.

Diawali dengan berlatih mengamati dengan indra penglihatan bagaimana bentuk, warna, dan tekstur makanan yang sedang kita pegang. Kemudian kita merasakan dengan indra perabaan bagaimana tekstur makanan yang kita pegang, apakah keras atau lunak, apakah kasar atau lembut. Kita mendengarkan dengan indra pendengaran bagaimana suara dari makanan saat kita merabanya atau mengetuknya. Kita membaui dengan indra penciuman bagaimana aroma dari makanan yang kita pegang. Kita merasakan dengan indra pencecapan bagaimana tekstur makanan yang ada di dalam mulut kita dan bagaimana lidah, gigi, serta kelenjar ludah kita bekerja saat mengunyah makanan. Kita juga berlatih menyadari pikiran dan perasaan yang muncul di dalam diri, maupun mengamati serta merasakan sensasi fisik yang muncul saat kita berlatih makan dengan sadar.

Melalui latihan makan dengan sadar, kita juga berlatih untuk semakin mensyukuri makanan yang ada di hadapan kita saat ini. Selain itu, secara tidak langsung kita juga belajar menghargai proses di balik siapnya makanan tersebut untuk kita santap (misalnya: menghargai orang-orang yang telah berkontribusi di dalam proses tersebut).

“Ternyata rasanya capai juga kalau sedang makan. Muncul perasaan ingin segera menghabiskan makanan yang ada di tangan. Menyadari juga pikiran sering mencari-cari apa yang dapat dirasakan dari makanan ini sehingga saya malah tidak menikmati pengalaman saat makan”.

~Dimas, mahasiswa

 

“Saat berlatih makan dengan sadar, jadi merasakan ternyata makanannya terasa lengket di tangan. Saat mencium aroma makanan, merasakan kelenjar ludah mulai aktif. Saat mengunyah, lebih terasa nikmatnya. Jadi lebih sadar, saat apa makanan itu terasa nikmat dan tidak nikmat”.

~Rangga, karyawan swasta

 

“Jadi lebih sadar, makanan yang saya kira awalnya akan terasa hambar atau manis, justru dapat saya rasakan rasa asin dan pahitnya”.

~Riki, mahasiswa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s